Dipercaya Sebagai Salah Satu Pimpinan Forum Women20, CEO XL Axiata Perjuangkan Pemberdayaan UMKM Perempuan

oleh -39 Dilihat
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini/Ist

Jakarta, Infodis.id – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memberikan dukungan aktif pada penyelenggaraan forum G20 di Indonesia. Keterlibatan tersebut tidak sebatas pada penyediaan jaringan dan layanan telekomunikasi yang memadai di setiap lokasi acara terkait G20, namun juga pada pembahasan salah satu isu, yaitu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai salah satu pimpinan forum Women20 yang akan memperjuangkan isu terkait perempuan tersebut, antara lain dengan memajukan sektor UMKM milik perempuan.

Dian Siswarini mengatakan, pandemi Covid-19 telah menimbulkan hambatan baru dalam upaya kita memperjuangkan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di berbagai bidang ekonomi. Padahal, kedua hal tersebut merupakan salah satu kunci pendukung pertumbuhan ekonomi di secara global. Perhitungan menurut World Economic Forum, 2021, pada 2019 sebelum Covid-19, diperlukan 100 tahun untuk menutup ketimpangan gender global.

“Sekarang, dibutuhkan 136 tahun untuk mewujudkan kesetaraan gender. Jadi, asumsinya, akan semakin berat juga kita membangun ekonomi dunia,” ucapnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Rabu (22/2/2022).

Dengan menjabat sebagai salah satu Co-Chair di Forum Women20, Dian akan berkesempatan ikut mendorong agar para pemimpin negara dan pemerintahan menaruh perempuan sebagai pusat pemulihan ekonomi dari pandemi covid-19. Sebagai figur pimpinan tertinggi di salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, Dian Siswarini juga akan meyakinkan semua pihak dalam forum G20 mengenai perlunya memanfaatkan sarana teknologi digital dalam memberdayakan perempuan, termasuk pada sektor usaha kecil dan menengah atau UMKM.

Merebut manfaat ekonomi dan sosial melalui peningkatan akses perempuan ke teknologi digital merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender, menurut data McKinsey, 2018.

No More Posts Available.

No more pages to load.