13 Juli 2024
INFODIS.ID
HeadlineIndeks BeritaINFO PEMERINTAHAN

Gubernur Khofifah Siap Fasilitasi Vaksin Dosis Kedua dan Vaksin Booster Bagi Calon Jamaah Haji Asal Jatim

Surabaya, Infodis.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan komitmen dan kesiapannya dalam memfasilitasi vaksin kedua dan _booster_ bagi Calon Jamaah Haji (CJH).

Gubernur Khofifah pun mengatakan, persiapan keberangkatan jamaah haji di Jatim sudah dilakukan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kanwil Kemenag Jatim, serta jajaran terkait.

“Ada sekitar 16. 862 calon jamaah asal Jatim yang akan diberangkatkan ibadah haji tahun ini,” papar Khofifah.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa vaksin untuk calon jamaah haji telah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah. Sebab, pemerintah daerah memiliki stok vaksin dan tenaga vaksinator yang cukup .

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta Kanwil Jatim untuk mengidentifikasi dan mencarikan akses fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat berdasarkan data nama-nama jamaah haji yang akan berangkat.

“Vaksin dosis kedua dan _booster_ menjadi urusan pemda, karena kami punya stok vaksin dan vaksinator yang cukup. Cuma siapa-siapanya itu nanti yang _leading_ Pak Kanwil Kemenag Jatim. _’Password’_-nya vaksin bagi CJH: ‘Gak Pakai Lama (GPL)’,” cetus Gubernur Khofifah usai menggelar Rapat Persiapan Keberangkatan Haji di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (11/5/2022) malam.

Terkait vaksin untuk calon jamaah haji, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag RI, Hilman Latief, mendorong para jamaah haji agar segera melengkapi vaksin dosis pertama, kedua, maupun _booster_.

Sebab berdasarkan data dari Dirjen PHU, ada sekitar 64 persen jamaah masih belum divaksin kedua. “Jadi, kami mendorong calon jamaah haji untuk vaksin dan tidak menunggu edaran dari Dirjen,” tutur Hilman.

Menurutnya, penting untuk mengingatkan calon jamaah haji untuk segera melakukan vaksin dosis kedua dan _booster_. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai jamaah haji yang hendak berangkat justru terkendala lantaran abai perkara vaksin.

“Itu sudah menjadi persyaratan mutlak dari pemerintah Saudi Arabia,” tegasnya.

Related posts

Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Diserbu Masyarakat, Warga: Semoga Sering Digelar

adminredaksi

Pencapaian Tabungan Simpel Bank Jatim Tertinggi di Jawa Timur

Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD 2024, Gubernur Khofifah: Perangkaan Telah Sesuai Kondisi Perekonomian Global