21 April 2024
INFODIS.ID
HeadlineIndeks BeritaINFO BISNISINFO NASIONAL

Kemendag Perbarui Kategorisasi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta, Ini Tujuannya

Jakarta, Infodis.id – Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta tahun ini akan memiliki wajah baru. Untuk merespon perkembangan tren perdagangan dunia yang semakin dinamis,Kemendag akan melakukan perubahan kategorisasi penerima dua penghargaan bergengsi di bidang ekspor tersebut.

Perubahan ini diharapkan bisa melahirkan eksportir-eksportir baru yang lebih inspiratif dalam meningkatkan kinerja perdagangan.

“Pembaruan kategorisasi untuk mengikuti tren perkembangan dunia yang semakin dinamis. Tahun ini Kementerian Perdagangan akan menganugerahkan primaniyarta kepada 15 eksportir berprestasi dan primaduta kepada 25 buyer loyal,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di Jakarta, Jumat (22/4/2022).

Penghargaan primaniyarta 2022 mengalami pembaruan menjadi 10 kategori dari 7 kategori pada tahun sebelumnya. Kategorisasi penghargaan yang memasuki tahun ke-26 terdiri atas eksportir pendobrak pasar, eksportir produk jasa, platform marketplace digital/e-commerce, eksportir berkelanjutan, eksportir digital marketing, eksportir produk inovatif, eksportir produk digital, eksportir muda, perempuan eksportir, dan kepala daerah pendukung ekspor.

“Pembaruan tersebut selain dilihat dari definisi tiap kategori, eksportir juga harus memiliki performa ekspor yang baik dan menaati semua kepatuhan pemerintah,” ucap Didi.

Definisi kategori eksportir pendobrak pasar adalah eksportir yang mampu menembus pasar ekspor dengan upaya sendiri meskipun dengan kapasitas relatif terbatas. Definisi kategori eksportir produk jasa adalah eksportir yang memiliki performa ekspor baik dari sisi proses ekspor jasa yang dilakukan, tahapan merintisnya, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas.

Sementara definisi kategori platform marketplace digital/e-commerce adalah perusahaan berbadan hukum yang memfasilitasi penjualan untuk ekspor produk Indonesia. Definisi kategori eksportir berkelanjutan adalah eksportir yang memberi perhatian pada lingkungan sosialnya melalui kebijakan perusahaan dalam aspek sumber daya manusia, gender, bahan baku, pengelolaan lingkungan hidup, konsumen, mitra kerja, dan masyarakat sekitar usaha maupun hal lain yang relevan.

Related posts

POSSI Jatim Siap Ikuti Pra PON, Target Kuota Penuh PON XXI 2024

Inovasi Pelayanan Publik Dapat perhatian Khusus, Bupati dan Ketua DPRD Mamuju Tengah Belajar ke Banyuwangi

adminredaksi

Santri dan Perguruan Tinggi NU Siap Menyongsong Era 5.0