infodis.id – Malware menjadi ancaman perangkat komputer. Tahukah Anda bahwa smartphone, terutama yang berbasis Android, juga tidak luput dari serangan siber? Meskipun serangan malware di komputer lebih sering terjadi, pengguna Android perlu tetap waspada.
Menurut data Kaspersky Lab, pengguna komputer memang lebih sering menjadi korban malware. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni banyak pengguna komputer enggan atau lupa untuk memperbarui sistem operasi dan aplikasi mereka. Padahal, pembaruan ini seringkali berisi tambalan keamanan untuk mengatasi celah yang dapat dimanfaatkan oleh malware.
Tidak semua pengguna komputer menggunakan perangkat lunak antivirus atau firewall yang dapat melindungi perangkat mereka dari serangan malware.
Meskipun tingkat serangan malware di Android lebih rendah dibandingkan dengan komputer, ancaman ini tetap nyata. Apalagi jika pengguna sering melakukan sideload, yaitu mengunduh aplikasi dari luar Google Play Store. Aplikasi yang didownload dari sumber yang tidak terpercaya ini berpotensi mengandung malware yang berbahaya.
Salah satu contoh malware Android yang cukup berbahaya adalah ToxicPanda. Malware ini dirancang untuk mencuri uang dari pengguna dengan cara melacak aktivitas perbankan mereka. Setelah berhasil menyusup ke dalam perangkat, ToxicPanda akan memantau setiap kali pengguna membuka aplikasi perbankan. Data-data sensitif seperti nomor rekening dan password kemudian akan dicuri dan dikirim ke pelaku kejahatan.
Untuk melindungi smartphone Android Anda dari serangan malware, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan:
- Unduh aplikasi hanya dari Google Play Store: Google Play Store telah memiliki sistem keamanan yang cukup ketat untuk menyaring aplikasi berbahaya.
- Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara rutin: Pembaruan sistem operasi dan aplikasi seringkali berisi tambalan keamanan yang penting.
- Gunakan aplikasi antivirus: Aplikasi antivirus dapat membantu mendeteksi dan menghapus malware yang berhasil masuk ke dalam perangkat Anda.
- Hati-hati dengan tautan dan lampiran yang mencurigakan: Jangan sembarangan mengklik tautan atau membuka lampiran yang berasal dari pengirim yang tidak dikenal.
- Aktifkan fitur keamanan bawaan: Manfaatkan fitur keamanan bawaan Android seperti Google Play Protect untuk melindungi perangkat Anda.
Pengguna komputer maupun pengguna smartphone perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi perangkat mereka. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat meminimalkan risiko terkena serangan malware.(ery)
