19 April 2024
INFODIS.ID
HeadlineINFO DAERAH

Minimnya Jumlah Sekolah Negeri dan Perekonomian Rakyat Jadi Perhatian Khusus Hasan Arifin

Surabaya, Infodis.id – Pendidikan dan perekonomian rakyat di kawasan Surabaya Utara menjadi perhatian khusus Drs Hasan Arifin.

“Tidak hanya SMA Negeri yang kurang keberadaannya di wilayah Surabaya Utara, untuk jenjang SMP Negeri dan SD Negeri juga tak memadai,” ungkap politisi dari partai Golkar Surabaya saat menghadiri peringatan Isra Miraj di kampung Tanah Merah Indah, Jumat malam (17/3/2023).

Hal ini, lanjut Hasan,  perlu kita mengajukan pada pemerintah kota atau pemerintah Provinsi, ini memang sangat kurang sekali. Kalau SMP di sini masih ada sekitar di Kenjeran ada 2 sebetulnya kurang, kenapa? Wilayah di Kecamatan Kenjeran itu sangat banyak sekali kalau itu di tampung dalam 2 sekolahan itu kurang.

“Untuk sekolah dasar juga sangat kurang sekali, di tempat saya, di wilayah Sidotopo Wetan hanya ada sekitar ada 4 yang SDN itu kurang sekali, SMA di sini hanya ada 1 di SMA 19 di wilayah Kedung Cowek,” ucapnya.

Berawal dari itulah, Hasan yang akan maju menjadi caleg DPRD Kota Surabaya telah berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk menambah sekolah negeri di wilayahnya.

Hasan berpendapat, seharusnya di tiap kecamatan misalnya yang ada di Kenjeran harusnya ada 2 sampai 3 SMA Negeri untuk menampung siswa yang berasal dari Surabaya Utara. Namun kondisi sekarang hanya terdapat 1 SMA Negeri maka banyak wali murid di wilayahnya akhirnya menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Untuk itulah jika dia diberikan amanah menjadi wakil rakyat, maka ia akan berusaha memenuhi jenjang pendidikan dengan menambah SMA Negeri di Surabaya Utara khususnya wilayah Kenjeran, agar masalah zonasi bisa terselesaikan dengan baik.

“Kalau pendidikan itu terpenuhi, tempat-tempat pendidikan terpenuhi In Sha Allah nanti akan tercover hal itu nantinya,” tegasnya.

Selain menyoroti kurangnya SMA Negeri, Hasan juga memperhatikan kondisi infrastruktur dan ekonomi kerakyatan di wilayahnya yang kurang terkelola dengan baik.

“Yang lebih parah adalah Kecamatan Pabean Cantikan, parahnya selokan-selokan pada buntu semua tertimbun dengan tanah. Makanya nanti kita perlu kerjasama dengan pemerintah Kota Surabaya memerlukan pengerukan dan sebagainya dan menata selokan-selokan yang ada di wilayah itu,” terangnya.

Jika ke depannya Hasan diberi amanah menjadi wakil rakyat, maka dia juga akan berfokus menyelesaikan permasalahan lalu lintas yang ruwet di kawasan Pegirikan, yang sering menjadi perhatian netizen Surabaya.

“Traffic di sana itu tidak berfungsi secara optimal, kenapa! Setelah kita selidiki dan kita amati di sana itu banyak pihak-pihak misalnya yang berwajib misalnya polisi itu jarang, istilahnya menjaga maka nantinya apabila saya selaku ditakdirkan oleh Allah menjadi dewan maka nanti akan bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait,” demikian Hasan.(isa)

 

Related posts

Realisasi Investasi PMA dan PMDN Surabaya hingga Triwulan III Capai Rp 17,230 Triliun

Lansia “Sulap” Limbah APK Jadi Tas Ramah Lingkungan

Daftar Smartphone Champion realme dari Lini C Series yang Cocok Dibeli Saat Gajian