PLN Sinergi dengan Pemda dalam Program Plesterisasi Rumah Tak Layak Huni dan Perbaikan Jalan Desa

oleh -126 Dilihat

Ponorogo, Infodis.id – PT PLN (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) bersinergi dengan pemerintah daerah untuk bersama mengelola Flying Ash Bottom Ash (FABA) yang dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan PT PJB Ubjom Pacitan menandatangani naskah kesepakatan bersama (MoU) tentang pemanfaatan FABA bagi proyek pembangunan di daerahnya.

Penandatanganan ini dilaksakan pada Kamis (9/6/2022) oleh Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. bersama dengan General Manager PT PJB UBJOM Pacitan Dwi Juli Harsono di Aula BAPPEDA LITBANG Kabupaten Ponorogo.

Sebelumnya, telah dilakukan kunjungan kerja oleh Bupati Ponorogo ke PLTU Pacitam pada Jumat, 13 Mei 2022. Kunjungan tersebut menjadi titik awal rencana pemanfaatan FABA bagi pembangunan infrastruktur.

Rencananya, FABA PLTU Pacitan akan dimanfaatkan sebagai plesterisasi sekitar 17.000 rumah tidak layak huni di wilayah Ponorogo. Program yang direncanakan dapat terealisasai pada tahun 2022 itu diperkirakan akan menyerap FABA sebesar 35.000 ton. Program ini kemudian akan dilanjutkan dengan program perbaikan jalan di 320 desa.

Harapan besar pemanfaatan FABA diungkapkan oleh Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan. Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan pemerintah akan mendukung percepatan pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Salah satunya adalah melalui pemanfaatan FABA.

“PT PJB telah berhasil memanfaatkan FABA melalui beberapa PLTU di Indramayu, Paiton, Tenayan, dan lainnya. Kerja sama dengan Pemerintah Ponorogo ini akan menambah portofolio kami dalam pemanfaatan FABA yang berguna bagi masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Ponorogo atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sehingga sinergi ini dapat terbentuk”, ujar Gong Matua, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi INFODIS, Jumat (10/6/2022).

Selain penandatanganan MoU pada kesempatan tersebut juga dilakukan praktek uji coba implementasi FABA berupa praktek uji coba cor beton di Jalan Imam Bonjol Ponorogo. Untuk keperluan simulasi ini UBJOM Pacitan membawa sekitar 12 ton FABA dari PLTU Pacitan.

PT PJB melalui unit kerjanya, UBJOM Pacitan, berkomitmen mendukung sinergi program pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam kegiatan pembangunan di daerah tersebut. FABA untuk kebutuhan perbaikan rumah maupun infrastruktur pendukung lainnya di Kabupaten tersebut bisa diambil tanpa dipungut biaya.

Kerja sama pemanfaatan FABA dari PLTU Pacitan menjadi bagian dari upaya Bupati Sugiri mewujudkan mimpi besarnya untuk memperbaiki 17.000 rumah warganya yang masih beralaskan tanah. Selanjutnya pemerintah daerah berencana untuk memperbaiki jalan menggunakan FABA.

“Jalan di Ponorogo sepanjang 1.676 kilometer menjadi PR yang haus inovasi. FABA PLTU menjadi solusi yang praktis dan dapat kami eksekusi. Terimakasih atas kerjasamanya, semoga akan terjalin hubungan professional yang harmonis dan mutualisme di masa depan,” harap Bupati.

Selain memanfaatkan FABA untuk perbaikan rumah layak huni di daerahnya, Bupati Ponorogo rencananya juga akan mendorong UMKM di Ponorogo untuk dapat menggunakan FABA dari PLTU Pacitan untuk keperluan produksi mereka. Seperti diketahui FABA dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam substitusi dalam produksi paving, batako, beton ringan dan bahan konstruksi lainnya.

Kesepakatan bersama dalam penyaluran FABA bagi kepentingan pembangunan daerah telah dilakukan PJB dengan beberapa Pemda , khususnya yang ada di sekitar PLTU PJB.

Belum lama ini pada Kamis 2 Juni juga telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan PT PJB UBJOM Paiton di Pendopo Wahya Wibawagraha Pemkab Jember.

Dalam kesepakatan yang ditandatangani oleh Bupati Jember H. Hendy Siswanto dan GM PT PJB UBJOM Paiton Agus Prastyo Utomo tersebut, Pemda berencana menggunakan FABA dari PLTU Paiton 9 untuk keperluan pengerasan jalan desa. (isa)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.