Jakarta, INFODIS.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, secara resmi memberikan ucapan selamat kepada Erick Thohir atas pelantikannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya, Marciano Norman mewakili seluruh jajaran KONI dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota serta induk cabang olahraga, berharap di bawah kepemimpinan Erick Thohir, seluruh pemangku kepentingan olahraga dapat bersatu demi mencapai prestasi gemilang di kancah internasional.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen KONI Pusat dan seluruh anggotanya untuk mendukung penuh berbagai kebijakan pemerintah melalui Menpora demi mewujudkan Asta Cita nomor 4 Presiden RI, yakni peningkatan prestasi olahraga.
Sejumlah atlet dan pelatih legendaris Indonesia menyampaikan harapan besar kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru, Erick Thohir, seraya menyuarakan kegelisahan terkait regulasi yang dinilai menghambat kemajuan olahraga nasional. Para patriot olahraga ini berharap agar pembinaan atlet dapat diperkuat dan fasilitas olahraga merata hingga ke pelosok daerah.
Legenda tinju La Paene Masara, yang pernah mewakili Indonesia di Olimpiade, menekankan pentingnya pembinaan yang kuat untuk meraih hasil terbaik. “Siapa pun atlet baru yang muncul, harus bisa diayomi, dan semua cabang olahraga bisa mendapat perhatian,” ujarnya. Senada dengan La Paene, atlet gulat peraih medali emas SEA Games 2023, Andika Sulaeman, berharap Menpora baru dapat memberikan perhatian yang sama kepada seluruh cabang olahraga.
Raja Jalan Cepat Asia Tenggara, Hendro Yap, memiliki harapan unik agar olahraga di Indonesia menjadi kegiatan yang menyenangkan. “Semoga olahraga di Indonesia menjadi hal yang menyenangkan, bukan yang ditakuti, tapi digemari,” kata peraih medali emas SEA Games Kamboja 2023 ini. Ia juga menambahkan, pemerintah diharapkan dapat membangun lebih banyak fasilitas olahraga, minimal lapangan hingga ke pelosok daerah.
Di sisi lain, La Paene Masara dan Maurice Sihombing, Kepala Pelatih tim gulat, menyoroti kegelisahan mereka terhadap Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024. Menurut mereka, regulasi ini menjadi penghambat kemajuan olahraga dan harus segera direvisi atau dicabut.
“Kalau bisa Permenpora itu direvisi agar sesuai dengan amanat undang-undang olahraga,” kata La Paene. Sementara itu, Maurice Sihombing, Juara Gulat Asia 1976, berharap Menpora dapat menjadi “pengayom pengasuh dari pihak pemerintah” dan menjadi mitra baik bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Maurice menegaskan, kinerja KONI sebagai ujung tombak prestasi olahraga di Indonesia harus didukung penuh oleh pemerintah. Ia berharap di bawah kepemimpinan Erick Thohir, regulasi tersebut dapat ditinjau ulang agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih lancar.(Tfq)
