1 Maret 2024
INFODIS.ID
HeadlineIndeks BeritaINFO PENDIDIKAN

Mahasiswa ITS Ciptakan Aplikasi SahabatCAPD untuk Pasien Gagal Ginjal

Tampilan Aplikasi SahabatCAPD/Ist

Surabaya, Infodis.id – Pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang menggunakan metode Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) seringkali menemui masalah self-monitoring yang berakibat komplikasi.

Guna mengatasi masalah tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ciptakan aplikasi SahabatCAPD dengan teknologi machine learning, guna membantu pasien GGK mendeteksi dini risiko komplikasi serta meningkatkan self-monitoring pasien.

Fiqey Indriati Eka Sari, ketua tim menjelaskan, pemerintah Indonesia telah menetapkan solusi untuk pemerataan treatment stadium akhir GGK, yakni melalui terapi Peritoneal Dialysis, khususnya metode CAPD.

“Metode CAPD menjadi alternatif karena pasien bisa memiliki kualitas hidup 90 persen lebih baik daripada metode terapi lainnya,” terangnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Sabtu (5/2/2022)

Lebih lanjut, Fiqey menjelaskan prinsip kerja CAPD adalah dengan menyalurkan cairan dialisat steril ke rongga peritoneum melalui kateter permanen sebagai pengganti fungsi ginjal. Hal ini dilakukan secara rutin oleh pasien sebanyak tiga hingga lima kali dalam sehari.

“Karenanya, pasien dituntut memiliki disiplin dan self-monitoring yang tinggi,” ujarnya.

Related posts

Wali Kota Eri: Alhamdulillah, Surabaya Juara Umum Porprov Jatim

Membangun Masa Depan: MBZ College of Future Studies dan Harapan Gus Yahya untuk Nahdlatul Ulama

Editor: [ Hary Prasodjo ]

Musrenbang RKPD 2023 Tingkat Kecamatan, Usulan Infrastruktur Atasi Banjir Mendominasi

adminredaksi