25 Februari 2024
INFODIS.ID
HeadlineINFO TEKNOLOGI

Guru Besar ITS Ciptakan Teknologi Implan Tulang yang Ramah Lingkungan dan Antivirus

Scanning Electron Microscope dari hasil pelapisan menggunakan metode Plasma Electrolytic pada baut untuk kebutuhan implan yang diteliti oleh Prof Agung Purniawan ST MEng. dok-its

Surabaya, infodis.id – Prof Dr Agung Purniawan, Guru Besar ke-184 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), telah mengembangkan inovasi di bidang ortopedi dengan menciptakan pelapisan material implan tulang yang bersifat biodegradable. Saat ini, pengobatan patah tulang biasanya menggunakan implan non-biodegradable seperti stainless steel dan paduan titanium, yang memerlukan operasi pengangkatan setelah tulang pulih.

Agung menggagas alternatif baru dengan implan yang dapat terdegradasi (biodegradable) dan terabsorbsi (bioabsorbable), menggunakan paduan berbasis magnesium. Namun, kendala laju degradasi yang terlalu cepat diatasi dengan pengembangan teknologi rekayasa permukaan menggunakan metode Plasma Electrolytic Oxidation (PEO). Hasilnya, laju degradasi dapat dikontrol hingga lebih dari 90 persen.

Selain itu, Agung juga meneliti penggunaan material komposit untuk implan biodegradable yang lebih mudah dimanufaktur dan dapat dipadukan dengan zat-zat yang dibutuhkan pertumbuhan tulang. Penambahan senyawa tertentu, seperti 3-aminopropyltriethoxysilane (APTES), memperkuat daya lekat material komposit dan meningkatkan sifat mekanik serta umur pakainya.

Pria kelahiran Tulungagung ini juga memberikan kontribusi dalam penelitian pelapisan antimikroba atau antivirus dengan menggunakan sintesis nano tembaga.

“Pelapis ini terbukti mampu membunuh virus SAR COV-2 hingga 99 persen dalam satu jam. Aplikasinya telah diterapkan di berbagai fasilitas umum, termasuk Rumah Sakit Umum Airlangga dan Bus Listrik G20.”jelas Agung Senin (11/12/2023)

Agung berharap hasil penelitian dari ITS dapat disambut dan dikembangkan oleh pihak-pihak terkait. Ia juga berharap agar teknologi ini dapat diimplementasikan di fasilitas-fasilitas kampus ITS, menciptakan solusi yang ramah lingkungan dan inovatif.(ery)

 

 

 

Related posts

Kejuaraan Sepakbola Nasional Piala Danjen Kopassus Pertama, Ajang Pembinaan Atlet Muda

Mahasiswa ITS Gagas Sistem Pengolahan Limbah Cair Peternakan

adminredaksi

Bandara Banyuwangi Masuk Jajaran 20 Arsitektur Terbaik di AKAA 2022

adminredaksi