15 April 2024
INFODIS.ID
HeadlineINFO KESEHATAN

Hindari Minum Teh Setelah Makan, Ini Alasannya

Jakarta, infodis.id – Meminum teh setelah makan telah menjadi kebiasaan umum di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak negatif pada kesehatan, terutama penyerapan zat besi dan peningkatan asam lambung.

Menurut Maudyana Nisa Pranindyasari, seorang dietisien dari Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional RSAB Harapan Kita, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting untuk membantu produksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

“Ketidakmaksimalan penyerapan zat besi dapat menyebabkan gejala seperti pusing dan lemas, mengganggu aktivitas sehari-hari,” kata Maudyana dikutip dari berbagai sumber.

Untuk menghindari efek negatif ini, Maudyana menyarankan untuk memberikan jeda waktu sekitar tiga hingga empat jam antara waktu makan dan meminum teh. Dengan cara ini, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan dan menyerap zat besi dengan optimal.

Selain itu, terlalu sering mengonsumsi es teh manis juga bisa membawa risiko kesehatan. Gula berlebih dalam minuman ini dapat meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan risiko diabetes, dan berkontribusi pada berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Sebagai alternatif yang lebih sehat, Maudyana menyarankan untuk memilih minuman tanpa gula atau menggantinya dengan jus buah atau minuman jeruk yang kaya vitamin C. Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi, sehingga cocok dikonsumsi setelah makan, terutama makanan sumber hewani.

“Dalam menjaga kesehatan tubuh, pemilihan minuman dan kebiasaan minum teh setelah makan perlu diperhatikan,” kata Maudyana. “Mengutamaan keseimbangan dan memperhatikan takaran gula serta kafein dalam teh dapat membantu mencegah efek samping yang mungkin timbul.”

Jadi, meskipun minum teh adalah kebiasaan yang nikmat, tetap perlu berhati-hati dan bijak dalam mengatur pola konsumsinya agar tetap memberikan manfaat kesehatan tanpa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan.(ery)

Related posts

NU Siap Bantu Atasi Kanker Serviks

Incar Kalangan Menengah Atas, Amesta Living Luncurkan Tiga Tipe Hunian Baru

Yuk…Coba Sop Matahari Khas Solo

adminredaksi