21 Februari 2024
INFODIS.ID
INFO PENDIDIKAN

Himainfra PCU Ajak Siswa SD Belajar IT

Surabaya, Infodis.id – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Petra Christian University (Himainfra PCU) gelar pengabdian masyarakat bertajuk “From Scratch to Hatch” selama dua hari. Kegiatan ini mengajarkan para siswa SD di Surabaya untuk membuat situs pemrogaman secara sederhana.

Banyak anggapan belajar membuat situs web hingga animasi harus ditekuni ketika usia remaja, atau dewasa. Rupanya, dasar-dasar dalam membuat program bisa dipelajari sedari dini loh.

Lewat kegiatan pengabdian masyarakat “From Scratch to Hatch”, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika PCU (Himainfra), ratusan siswa yang tersebar dari beberapa SD Kristen Petra di Surabaya, penuh antusias mengikuti pelatihan penggunaan situs pemrograman sederhana, https://scratch.mit.edu, pada 4-5 Mei 2023.

Dipandu oleh mahasiswa Informatics angkatan 2018 hingga 2022, pada hari pertama, peserta tiap sekolah mendapatkan gambaran situs tersebut.

Kemudian di hari kedua siswa yang berasal dari kelas V SD ini terbagi dalam beberapa kelompok, untuk melakukan latihan pemrograman.

Jika yang terlintas di pikiran kita pemrograman berisi susunan angka, huruf, dan simbol, di situs tersebut, logika dan matematika sederhana, justru diolah dengan menggunakan gambar, hingga objek kartun yang penuh dengan warna-warna terang.

Di media tersebut, siswa bisa tahu lebih awal, seperti apa animasi dalam situs web dibuat, hingga bagaimana perintah dalam sebuah web tercipta.

Salah satu siswa kelas 5-C SD Petra 9, Michelle Ivy Shen, berkisah, ia antusias dalam berkreasi membuat objek anjing berbicara, dengan menggunakan formula dan sistem yang diajarkan oleh mahasiswa.

Kendie Frans, salah satu guru SD Petra 9 yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan, di zaman sekarang anak-anak tidak bisa lepas dari teknologi. Pembelajaran yang dibalut dengan teknologi seperti ini pastinya menumbuhkan ketertarikan mereka, dibanding menggunakan model pembelajaran konvensional.

Dengan mengenal sistem pemrograman dari bangku Sekolah Dasar, siswa bisa tahu seperti apa di balik layar dunia digital yang sehari-hari mereka gunakan.

Terlebih lagi, setiap lapisan kehidupan tidak bisa terlepas dari teknologi informasi, mulai dari pendidikan, hingga pertanian, memerlukan ahli di bidang IT untuk mengembangkan produknya. (abi/isa)

Related posts

Pemkot Malang Rencanakan Pembelajaran Tatap Muka Pada Senin

adminredaksi

Enam Tim Lolos PKM 2022, Unusa Duduki Peringkat 3 Nasional

adminredaksi

Perluas Mitra Mancanegara, ITS Jalin Kerja Sama dengan UTeM

adminredaksi