Kaum Dhuafa Fakir Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Kaki Palsu dari Baznas

oleh -54 Dilihat
Penyaluran bantuan kaki palsu/probolinggokab

Probolinggo, Infodis.id – Sebanyak 8 (delapan) orang kaum dhuafa fakir penyandang disabilitas di Kabupaten Probolinggo mendapatkan bantuan kaki palsu dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo.

Para penerima bantuan kaki palsu ini dikirimkan ke Than Must Soegenk Mirtha Production Mojokerto, Senin (11/7/2022).

Disana mereka langsung diukur dulu. Tidak perlu menunggu terlalu lama, hanya dalam waktu sekitar 4 jam, kaki palsu sudah jadi dan siap untuk langsung dipakai.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengungkapkan pemberian bantuan kaki palsu bagi kaum dhuafa fakir ini dimaksudkan untuk berbagi kebahagiaan dengan harapan nantinya mampu melaksanakan aktifitas sehari-hari.

“Tujuannya untuk membantu para penyandang disabilitas yang tidak mampu sekaligus meringankan beban penderitaannya agar kembali bergairah dan semangat. Jadi ini merupakan program Probolinggo Peduli untuk berbagi kebahagiaan bagi mereka yang tidak mempunyai kaki, walaupun itu kaki palsu,” katanya.

Menurut Muzammil, bantuan kaki palsu ini diberikan kepada para kaum dhuafa fakir yang ada di Kabupaten Probolinggo dengan kriteria orang tidak mampu dan masih produktif dengan usia antara 40 hingga 50 tahun.

“Sebenarnya ada 10 orang yang terdaftar, tetapi yang bisa ikut hanya 8 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Tongas sebanyak 2 orang serta masing-masing satu orang dari Kecamatan Sumber, Dringu, Besuk, Kotaanyar, Maron dan Kraksaan,” jelasnya.

Muzammil menerangkan, pembuatan kaki palsu ini semuanya ditanggung oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. Baik biaya pembuatan kaki palsunya hingga konsumsi mulai dari berangkat hingga kembali lagi ke Kabupaten Probolinggo.

“Harganya untuk diatas lutut mencapai Rp 7 juta hingga 8 juta dan di bawah lutut sebesar Rp 3,5 juta. Ini sudah mendapatkan potongan harga karena yang mengadakan Baznas. Kalau menggunakan biaya sendiri biayanya bisa mencapai Rp 15 juta,” terangnya.

Lebih lanjut Muzammil menegaskan bantuan kaki palsu ini sudah keempat kalinya dilakukan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo. Mereka dibuatkan kaki palsu karena mengalami kecacatan baik sejak lahir ataupun karena kecelakaan.

“Dengan adanya program ini diharapkan nantinya mereka bisa melakukan aktifitas sehari-hari seperti layaknya orang normal. Oleh karena itu kita menghimbau kepada para penerima agar merawat dengan baik kaki palsunya sehingga bisa dimanfaatkan dalam waktu yang lama,” pungkasnya, dilansir dari probolinggokab. (afp)

No More Posts Available.

No more pages to load.