13 Juli 2024
INFODIS.ID
HeadlineIndeks BeritaINFO PENDIDIKAN

Cakap Siap Cetak 2.500 Pengajar Online Baru di 2022

Jakarta, Infodis.id Cakap, salah satu platform Edtech terbesar di Indonesia, mengawali tahun dengan berhasil mencetak dan memberdayakan pengajar online melalui program Cakap Teacher Academy. Inisiatif Cakap Teacher Akademi ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dan pengajar melalui pembangunan kompetensi dan keahlian dalam metode pengajaran online. Kedepannya Cakap menargetkan untuk memberdayakan 2.500 pengajar online yang siap kerja di 2022.

“Cakap Teacher Academy merupakan inisiatif untuk memberdayakan pengajar di Indonesia melalui peningkatan kompetensi mengajar online. Hari ini kami bangga melihat keberhasilan para pengajar ini yang telah melewati program pelatihan. Melalui program bersertifikasi dari Cakap Teacher Academy, kami harap program ini bermanfaat bagi para pengajar untuk memberikan pengajaran online yang lebih berkualitas serta efektif kepada anak didiknya,” jelas CEO dan Co-Founder Cakap, Tomy Yunus, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Senin (10/1/2022).

Cakap merupakan perusahaan edutek satu-satunya yang membawa program bersertifikasi BNSP melalui Cakap Teacher Academy. Program ini juga menjadi program pertama yang memiliki dua kombinasi kompetensi yang menggabungkan teknik mengajar komunikatif secara online dan pemanfaatan teknologi untuk membuat pengajar melek pada dunia digital. Cakap sebelumnya sudah memberdayakan lebih dari 1000 guru lokal serta global siap untuk memperkuat deretan guru di Indonesia.

“Transformasi pendidikan menjadi salah satu misi utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Untuk itu, kami mendukung inisiatif Cakap yang turut memberdayakan guru agar dapat memiliki kompetensi mengajar online. Tenaga pengajar online akan sangat dibutuhkan seiring dengan perluasan akses pendidikan yang merata di Indonesia. Kami harap kebermanfaatan program ini dapat terus meluas bagi semua tenaga guru dan pengajar di seluruh wilayah Indonesia.” kata Dr. Nita Isaeni. S.IP. M.Pd, Subkoor Pokja Transformasi Pembelajaran Direktorat Guru Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Related posts

PLN Berhasil Pulihkan Kelistrikan di Madura yang Terdampak Ganguan Penghantar SKTT

adminredaksi

Wali Kota Sutiaji Audiensi dengan MACI Malang, Ini Tujuannya

adminredaksi

Dua Atlet Kick Boxing Probolinggo Raih Medali Emas

adminredaksi