25 Februari 2024
INFODIS.ID
HeadlineIndeks BeritaINFO PENDIDIKAN

Mahasiswa ITS Gagas Solusi Optimalkan Fresh Graduate ke Dunia Kerja Lewat SKALASI

Foto/Ist

Surabaya, Infodis.id – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah solusi untuk mengoptimalkan fresh graduate ketika ingin memasuki ke dunia kerja profesional sesuai dengan keinginan, minat dan bakatnya. Solusi tersebut dibarengi dengan pemberdayaan mahasiswa lewat sebuah aplikasi bernama SKALASI.

Ketua tim Farhan Aly Hasbi menyebutkan, aplikasi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan potensi dan pengalaman kerja fresh graduate. Banyak mahasiswa di tahun kedua dan ketiga sudah memiliki rencana karir setelah lulus dari jenjang sarjana.

Tetapi di sisi lain, banyak juga mahasiswa yang belum siap memasuki dunia kerja dan masih bingung harus mulai dari mana.

Tak hanya itu, permasalahan tersebut ditambah ketika adanya prospek untuk bekerja, fresh graduate tidak hanya bersaing dengan lulusan dalam bidang ilmunya tetapi juga bersaing dengan lulusan dari berbagai bidang ilmu. Karena persaingan kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja untuk menguasai lebih dari satu disiplin ilmu.

“Ditambah dengan mahasiswa yang memiliki beberapa pengalaman di dunia kerja profesional,” ujar Farhan, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi INFODIS, Sabtu (23/4/2022).

Mahasiswa dari Departemen Fisika ITS ini menjelaskan, dari hasil analisis terhadap berbagai permasalahan yang ada, maka dirancanglah aplikasi SKALASI yang akan membantu banyak anak muda mengatasi masalah yang disebutkan sebelumnya.

Yakni dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dan bidang ilmu yang dipelajari atau pekerjaan yang diinginkan.

Lebih lanjut, selain membantu mengatasi arus krisis mahasiswa, SKALASI juga dapat membantu lulusan baru mendapatkan pekerjaan dengan alur yang jelas, pembangunan konsep diri yang matang, dan meningkatkan penguasaan pengetahuan penunjang karir.

Hal tersebut akan dikemas dalam bentuk web progresif aplikasi dan dapat dengan mudah diakses oleh pengguna menggunakan smartphone.

Dalam mencapai target tersebut, Farhan bersama timnya mengajukan beberapa solusi. Solusi pertama adalah adanya jalur pembelajaran guna mencapai pekerjaan impian, di mana dalam fitur ini pengguna dimudahkan untuk memilih cara belajar.

“Nantinya para mahasiswa akan belajar langsung melalui video course untuk menjadi calon tenaga kerja profesional di bidang yang dituju,” paparnya.

Related posts

Puluhan Pejabat Fungsional Guru Ikuti Diklat Tim PAK

adminredaksi

Hakim Tolak Praperadilan Wabup Bojonegoro

adminredaksi

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Komunitas Lestarikan Budaya Madura