Terapkan Prinsip ESG dalam CSR, PKT Berhasil Ajak Masyarakat Binaan Bangun Kemandirian Ekonomi

oleh -148 Dilihat
Foto/Ist

Jakarta, Infodis.id – Pemberdayaan masyarakat terus dilakukan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) demi menjalankan kegiatan usaha yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut telah dilakukan melalui pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga penciptaan manfaat bersama dengan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan terus menyeimbangkan kinerja pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, PKT berhasil menciptakan pertumbuhan usaha yang berkualitas hingga mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan lewat prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang terus dikedepankan.

“Di tengah berbagai tantangan, penting untuk menyelaraskan antara bisnis dan operasional perusahaan dengan kondisi sosial dan ekonomi yang sehat. Karena itu, kami secara konsisten mengedukasi masyarakat sekitar agar memadukan kemampuan mendapatkan sumber pendapatan sambil mengelola dan meningkatkan kelestarian alam lingkungan sekitar,” kaya SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, melalui keterangan tertulis yang diterima Redaksi INFODIS, Sabtu (16/4/2022).

Melalui pelatihan yang intens dilaksanakan, sambung Teguh, selama beberapa tahun, nyatanya beberapa binaan PKT berhasil mencapai exit program karena mampu berkembang dan mandiri secara berkelanjutan. Tentu ke depan kami ingin terus melakukan pembinaan yang berkesinambungan agar kesejahteraan dan kemandirian bisa merata.

“Ini sejalan dengan tujuan PKT dalam mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), sekaligus menguatkan peran PKT sebagai agen pembangunan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Bontang, Kalimantan Timur merupakan kota maritim berkebudayaan industri yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup. Sebagai salah satu perusahaan yang bermarkas di Bontang, PKT pun terus memperkuat komitmen untuk konsisten meningkatkan produktivitas masyarakat maritim di kota tersebut.

Hal ini terwujud dalam berbagai program yang telah dijalankan, dari mulai pengelolaan dan reduksi limbah, pengelolaan keanekaragaman hayati, hingga pengelolaan emisi. Di sisi sosial, berbagai program pendidikan juga telah dilakukan.

Dari situ, tiga binaan PKT tahun ini berhasil memasuki program exit strategy setelah dinilai mampu mandiri di berbagai sektor yang dikembangkan selama masa pembinaan 4-5 tahun terakhir.

No More Posts Available.

No more pages to load.